Penyebab Torsio Testis Yang Harus Diwaspadai

Penyebab Torsio Testis Yang Harus Diwaspadai

Selamat datang kembali di website resmi OBAT HERBAL ZAKAR BENGKAK SEBELAH. Kali ini kita akan membahasa mengenai Penyebab Torsio Testis Yang Harus Diwaspadai. Sangat penting mengetahui penyebab torsio testis. Dengan begitu, kita bisa melakukan tindakan upaya pencegahan sebelum penyakit ini terjadi.

Penyebab Torsio Testis Yang Harus Diwaspadai

Torsio testis merupakan sebuah kondisi di mana testis terpelintir sehingga testis tidak mendapatkan aliran darah yang cukup. Testis sendiri merupakan organ penting pada sistem reproduksi pria yang berfungsi sebagai saluran kemih serta penyimpan sperma. Letak testis cukup unik karena tergantung oleh tali-tali kristal dimana tali tersebut juga berfungsi ganda yaitu sebagai pemasok darah untuk testis itu sendiri. Meskipun fungsi tali-tali kristal tersebut sangat penting, namun tali-tali kristal itulah yang menjadi penyebab utama terjadinya torsio testis dimana tali membuat testis terpelintir.

Baca Juga : Waspadalah, Torsio Testis Ternyata Bisa Picu Kemandulan

Dalam keadaan terpelintir, tentunya tali-tali kristal tidak bisa memberikan aliran darah yang cukup untuk testis sehingga kondisi tersebut dapat melukai testis. Bukan hanya torsio testis, benjolan pada alat kelamin atau disebut juga dengan ulkus mole dapat mengganggu aktivitas Anda. Penyebab penyakit ulkus mole adalah bakteri atau infeksi. Baik ulkus mole maupun torsio testis dapat menyebabkan nyeri pada alat kelamin. Oleh karena itu melakukan pencegahan penyakit ulkus mole dan torsio testis sangat penting untuk menjaga kesehatan organ reproduksi Anda.

Lalu, apa yang membuat tali-tali kristal beralih memelintir testis? Penyebabnya bisa bercamacam-macam, bahkan bisa terjadi begitu saja tanpa alasan. Akan tetapi ada beberapa faktor penyebab yang berpotensi memicu terpelintirnya testis seperti berikut ini :

  • Memiliki jaringan ikat lemah

Penyebab torsio testis yang utama adalah terpelintirnya testis karena tali-tali kristal yang menyangganya. Umumnya tali kristal penyangga tidak dapat memelintir karena tali tersebut cukup kuat. Pada beberapa kasus, tali kristal memiliki daya ikat yang lemah sehingga berpotensi melilit testis. Kasus ini cukup jarang terjadi, namun beberapa orang bisa saja memiliki kelainan tersebut sejak kecil. Selain torsio testis, kelainan lain yang bisa terjadi pada pria adalah testis besar sebelah. Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab testis besar sebelah salah satunya adalah gaya hidup. Menjaga gaya hidup yang sehat sangat berpengaruh terhadap kesehatan testis Anda.

  • Mengalami trauma

Pada saat Anda sedang tertidur, testis bisa saja terpelintir karena kontraksi otot. Kondisi tersebut terjadi karena testis kiri dan kanan berputar dengan arah berlawanan sehingga aliran darah pun tersumbat. Tersumbatnya aliran darah dapat menimbulkan rasa sakit pada testis. Gejala penyakit kelamin ini bisa menjadi lebih parah jika tidak ditangani oleh dokter dengan cepat. Oleh karena itu segeralah pergi ke dokter agar rasa sakit dan lilitan pada testis dapat disembuhkan.

  • Melakukan gerakan yang berlebihan

Kondisi testis terlilit bisa juga disebabkan karena adanya gerakan mendadak yang berlebihan. Anda bisa saja mengalami torsio testis setelah melakukan olahraga yang berat, gerakan tiba-tiba saat batuk atau bahkan gerakan tubuh pada saat suhu cuaca berubah. Beberapa gerakan spontan dapat menyebabkan sakit pada telur kemaluan pria dimana kondisi tersebut bisa saja berhubungan dengan terlilitnya testis.

  • Pernah mengalami torsio testis

Pasien yang pernah mengalami torsio testis lebih beresiko terkena torsio testis untuk kedua kalinya, terlebih lagi jika mereka sembuh sendiri tanpa pengobatan. Jadi jika Anda pernah mengalami testis terpelintir sebelumnya, bukan tidak mungkin hal itu akan terulang untuk yang kedua kalinya. Oleh sebab itu sebaiknya kondisi tersebut harus ditangani dengan benar serta dikonsultasikan dengan baik agar tidak terjadi kembali kelainan yang sama.

  • Memiliki riwayat penyakit kriptorkipmus

Penyakit ini umumnya terjadi pada anak kecil dibawah usia tiga tahun, yaitu berkisar antara 1 hingga 2 tahun. Kriptorkipmus merupakan sebuah kondisi dimana testis pria tidak berada di tempat yang seharusnya yaitu kantong skrotum melainkan berada di tempat lain yaitu di jalur desensus. Pria yang saat kecil mengalami kelainan tersebut dapat beresiko lebih tinggi terkena torsio testis saat dewasa. Selain torsio testis Anda sebaiknya waspada terhadap penyakit genital lain yaitu bartolintis, yang tidak hanya terjadi pada pria namun juga wanita. Ada banyak penyebab penyakit bartolintis yang harus diwaspadai agar sistem reproduksi tetap terjaga kesehatannya.

Itulah beberapa Penyebab Torsio Testis Yang Harus Diwaspadai. Seperti pepatah mengatakan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Oleh karena itu, hindarilah beberapa hal yang dapat memicu torsio testis ini karena kondisi ini cukup berbahaya.

Sementara itu, untuk mengobati penyakit torsio testis, ada rekomendasi terbaik berupa obat herbal yang terbuat dari ekstrak kulit manggis dan daun sirsak, yaitu Ace Maxs. Efektif dan aman mengobati penyakit torsio testis tanpa efek samping yang membahayakan. Khasiat serta keampuhannya pun sudah terbukti, sudah ada testimoninya.

Baca Juga : Obat Herbal Torsio Testis

Obat Herbal Torsio Testis

Untuk mengetahui informasi lebih lanjutnya, atau jika anda ingin berkonsultasi terlebih dahulu, silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 793 507 222

SMS/WA/Telp : 085 223 557 127

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Baca artikel menarik lainnya :

Apakah Buah Zakar Turun Pertanda Penyakit?
Apakah Buah Zakar Turun Pertanda Penyakit?
Ukuran Buah Zakar Mengecil, Inilah Penyebabnya
Seperti Apakah Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis Itu?

Waspadalah, Torsio Testis Ternyata Bisa Picu Kemandulan

Waspadalah, Torsio Testis Ternyata Bisa Picu Kemandulan

Waspadalah, Torsio Testis Ternyata Bisa Picu Kemandulan! Penyakit yang menyerang kaum pria ini adalah sebuah kondisi ketika funikulus spermatikus (tali) terpelintir akibat perputaran testis sehingga mengakibatkan suplai darah menuju skrotum terhambat. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Waspadalah, Torsio Testis Ternyata Bisa Picu Kemandulan

Pria memiliki dua buah testis (buah zakar) yang terbungkus oleh skrotum. Pada testis juga terdapat korda spermatika, yaitu selaput yang membawa darah ke testis. Namun, ketika selaput ini berkembang tidak normal, atau testis mengalami cedera, korda spermatika bisa terpuntir dan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa bahkan disertai mual dan muntah.  Kondisi inilah yang dinamakan testis terpuntir atau secara medis disebut torsio testis. Jika Anda mengalaminya, maka diperlukan penanganan medis darurat.

Dalam beberapa kasus, testis yang terpuntir dapat normal kembali dengan sendirinya. Namun, bisa terulang lagi. Bagaimanapun, segera periksakan ke dokter jika testis tiba-tiba terasa sakit. Pasalnya, ketika terjadi torsio testis, maka aliran darah ke testis bisa terhambat. Jika dibiarkan, bisa terjadi kerusakan testis yang sangat parah dalam waktu yang singkat.

Jika dalam beberap jam torsio testis tidak segera ditangani, hambatan aliran darah dapat menyebabkan kerusakan yang sifatnya permanen pada testis. Bahkan, jka hambatan aliran darah berlangsung lebih dari 6 jam, jaringan testis bisa mati. Jika ini terjadi, jaringan testis mungkin perlu diangkat melalui prosedur operasi. Pada kasus torsio testis berulang, operasi juga kerap dianjurkan agar kondisi tidak terjadi lagi guna meminimalisir kerusakan jaringan yang lebih parah.

Selain itu, torsio testis juga dapat membuat pria sulit memiliki keturunan. Ini karena testis berperan dalam produksi sperma dan hormon seks, seperti testosteron. Namun, hormon hipofisis yang mengatur testis akan meningkat dan merangsang jaringan sehat yang tersisa pada testis guna membuat lebih banyak sperma dan testosteron sehingga kadarnya kembali normal.

Akan tetapi, sejumlah pria dilaporkan memiliki kadar sperma di bawah normal setelah menderita torsio testis. Hal ini mungkin terjadi karena jaringan testis yang rusak sangat parah. Di sisi lain, ada teori yang menyebutkan bahwa jaringan testis yang rusak terkadang pecah dan melepaskan sperma ke dalam aliran darah sehingga sel-sel kekebalan dalam darah bisa membuat antibodi anti-sperma. Hal ini memicu respon sistem daya tahan tubuh yang abnormal sehingga membuat beberapa pria yang pernah mengalami torsio testis memiliki masalah kesuburan.

Jadi Waspadalah, Torsio Testis Ternyata Bisa Picu Kemandulan! Dan setelah mengetahui bahaya dari torsio testis, maka testis sudah seharusnya dijaga dengan sebaik-baiknya. Testis ini bisa dibilang aset berharga pria. Menghindarkan testis dari apa yang bisa membuatnya cedera perlu menjadi perhatian setiap pria.

Sementara itu, untuk mengobati penyakit torsio testis, ada rekomendasi terbaik berupa obat herbal yang terbuat dari ekstrak kulit manggis dan daun sirsak, yaitu Ace Maxs. Efektif dan aman mengobati penyakit torsio testis tanpa efek samping yang membahayakan. Khasiat serta keampuhannya pun sudah terbukti, sudah ada testimoninya.

Baca Juga : Obat Herbal Torsio Testis

Obat Herbal Torsio Testis

Untuk mengetahui informasi lebih lanjutnya, atau jika anda ingin berkonsultasi terlebih dahulu, silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 793 507 222

SMS/WA/Telp : 085 223 557 127

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Posted by : Admin OBAT HERBAL ZAKAR BENGKAK SEBELAH

 

Baca artikel menarik lainnya :

Apakah Buah Zakar Turun Pertanda Penyakit?
Apakah Buah Zakar Turun Pertanda Penyakit?
Tips Sehat Untuk Merawat Buah Zakar
Tips Sehat Untuk Merawat Buah Zakar
Waspadalah Dengan Ciri-Ciri Penyakit Tumor Otak!

Faktor Keturunan, Salah Satu Penyebab Radang Prostat

Faktor Keturunan, Salah Satu Penyebab Radang Prostat

Radang prostat atau prostatitis merupakan salah satu masalah kesehatan pria yang cukup serius. Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya radang prostat ini, dan Faktor Keturunan, Salah Satu Penyebab Radang Prostat. Seperti apakah penjelasannya? Mari kita simak dalam pembahasan berikut ini !

Faktor Keturunan, Salah Satu Penyebab Radang Prostat

Prostat adalah kelenjar kecil di panggul pria yang merupakan bagian dari sistem reproduksi. Prostat berada di bawah kandung kemih di depan rektum. Kelenjar prostat mengelilingi uretra, yaitu saluran yang membawa urin dari kandung kemih ke penis. Prostat membantu menghasilkan cairan yang menyuburkan dan melindungi sperma. Ketika terjadi ejakulasi, prostat mengeluarkan cairan ini menuju uretra. Cairan yang dikeluarkan akan mengalir bersama dengan sperma sebagai air mani.

Baca Juga : Obat Herbal Radang Prostat Yang Ampuh

Dengan peranan dan fungsinya yang cukup vital, prostat yang mengalami gangguan seperti radang prostat tentu menjadi sebuah masalah yang serius. Bahkan jika tidak ditangani dengan segera, maka penyakit radang prostat bisa menyebabkan impotensi, masalah seksualitas yang ditakuti oleh para pria. Oleh karenanya, memahami dan mengenal lebih dekat mengenai penyakit radang prostat ini menjadi salah satu hal yang sangat penting bagi para pria.

Gangguan organ prostat seperti radang prostat dapat disembuhkan dengan cepat, tergantung dari tingkat keseriusan kondisi sakit tersebut. Radang prostat dapat dikenali dari ciri-cirinya berupa : hilangnya gairah seksual karena rasa sakit yang dirasakan di sekitar penis dan testis. Meskipun gairah seksualnya masih bergelora, namun saat bersenggama dengan isterinya hingga melakukan ejakulasi, penderita radang prostat juga akan merasakan nyeri yang luar biasa. Bahkan pada beberapa kasus menyatakan bahwa saat ejakulasi, terdapat darah yang bercampur dalam sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi tersebut.

Radang prostat disebabkan oleh penyebaran infeksi bakteri, jamur, atau virus dari saluran kemih. Hal itu bisa terjadi dikarenakan beberapa hal, seperti saat kencing di sembarang tempat, atau kurang menjaga kebersihan alat vital. Dan selain penyebaran infeksi, radang prostat dapat disebabkan oleh gangguan saraf endoktrin lokal yang membuat rangsangan kimia pada organ prostat, sehingga pria akan merasakan nyeri saat buang air kecil. Sementara penyebab yang lainnya adalah adanya luka atau cedera pada daerah prostat dan sekitarnya. Hal itu memang bisa menyebabkan radang prostat.

Baca Juga : Obat Herbal Miom Yang Ampuh dan Bagus

Radang prostat dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain :

  • Prostatitis bakteri akut, yaitu infeksi dari organ prostat yang disebabkan oleh beberapa bakteri yang juga menyebabkan infeksi pada kantong kemih.
  • Prostatitis bakteri kronis, yaitu infeksi dari bakteri-bakteri yang hidup dan berjalan dalam organ prostat.
  • Protatitis kronis tanpa infeksi, yaitu saat dimana seorang pria merasakan nyeri di sekitar pelvis, testicle, atau rectal.

Dari ketiga jenis protatitis atau radang prostat di atas, semua disebabkan oleh infeksi bakteri yang terjadi pada organ prostat. Gangguan ini memang awalnya terlihat tidak begitu menakutkan dan sering dianggap sepele, karena memang biasanya gejalanya hanya berupa nyeri saat buang air kecil atau disebut juga anyang-anyangan. Namun, jika terus dibiarkan begitu saja, radang prostat akan berkembang dan bisa berubah menjadi kanker prostat yang mematikan.

Baca Juga : Menderita Varikokel Ternyata Bisa Membuat Pria Mandul

Selain karena disebabkan oleh infeksi bakteri, beberapa ahli menyimpulkan jika radang prostat juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan atau faktor genetik. Selain itu, kebiasaan sehari-hari dan gaya hidup yang salah juga sangat berpengaruh. Para perokok (aktif maupun pasif), pecandu minuman beralkohol, stres hingga emosional yang meledak-ledak merupakan beberapa gaya hidup yang dapat menyebabkan radang prostat. Mereka yang menderita penyakit diabetes melitus juga harus berhati-hati. Para ahli juga menyatakan bahwa yang memiliki perut buncit juga berisiko mengalami radang prostat.

Jadi, itu tadi pembahasan mengenai “Faktor Keturunan, Salah Satu Penyebab Radang Prostat”. Dan sekarang, jika Anda memang sudah terlanjur menderita radang prostat, maka SOLUSI PALING TEPAT adalah dengan mengkonsumsi OBAT RADANG PROSTAT HERBAL ACE MAXS yang sudah TERBUKTI AMPUH dan AMAN mengobati gangguan prostat.

Baca Juga : Ciri-Ciri Penyakit Radang Prostat

Posted by : Admin OBAT HERBAL ZAKAR BENGKAK SEBELAH

Kantung Zakar Bengkak, Inilah Penyebab dan Penanganannya

Kantung Zakar Bengkak, Inilah Penyebab dan Penanganannya

Kantung zakar atau skrotum pada pria sering kali didapati mengalami pembengkakan. Nah, Kantung Zakar Bengkak, Inilah Penyebab dan Penanganannya. Mari kita simak pembahasannya berikut ini!

Kantung Zakar Bengkak, Inilah Penyebab dan Penanganannya

Kantung zakar atau skrotum adalah kantung kulit yang bertugas untuk memproduksi, menampung, dan mengatur sperma dan berbagai hormon pada pria. Kelainan kantung zakar bisa terjadi antara lain disebabkan oleh cairan yang menumpuk, pertumbuhan berbagai jaringan yang abnormal, serta kandungan kantung zakar yang membengkak, mengeras, atau meradang. Dalam beberapa kasus, kantung zakar yang membengkak jarang berkembang menjadi kanker. Akan tetapi, kondisi ini masih berisiko menjadi tumor jinak atau bahkan kanker pada buah zakar atau testis. (Baca Juga : OBAT HERBAL ZAKAR BENGKAK SEBELAH)

Gejala yang Harus Diwaspadai

Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami berbagai gejala dan tanda-tanda massa kantung zakar seperti berikut, yaitu :

  • Sakit tiba-tiba pada selangkangan, abdomen, dan bagian tulang ekor
  • Buah zakar bengkak dan mengeras
  • Munculnya benjolan yang tidak wajar
  • Kulit kantung zakar yang memerah
  • Mual dan muntah
  • Demam (jika pembengkakan kantung zakar disebabkan oleh infeksi)

Untuk mendiagnosis pembengkakan kantung zakar, Anda harus menjalani beberapa pemeriksaan seperti pemeriksaan fisik, tes darah, tes urin, tes USG, dan CT scan. (Baca Juga : Inilah Cara Penularan Hepatitis Yang Harus Anda Ketahui)

Penyebab Kantung Zakar Bengkak

Pembengkakan kantung zakar lebih sering dialami pria dewasa daripada anak-anak. Mereka yang terlahir dengan kelainan pada kantung zakar, buah zakar, dan ginjal juga lebih berisiko mengalami pembengkakan kantung zakar ini. Namun, pada dasarnya kondisi seperti ini bisa dialami oleh siapa saja karena berbagai penyebab berikut ini, antara lain :

  • Hidrokel atau penimbunan cairan pada kantung zakar memungkinkan terjadinya pembengkakan kantung zakar. Pada keadaan normal, kantung zakar hanya menampung sedikit cairan, sehingga jika ada terlalu banyak cairan yang menumpuk, maka akan menyebabkan pembengkakan.
  • Penyakit menular seksual seperti klamidia bisa mengakibatkan saluran sperma atau epididimis mengalami peradangan, yang akan memicu pembengkakan kantung zakar.
  • Kanker buah zakar biasanya dimulai dengan pertumbuhan sel-sel abnormal pada buah zakar itu sendiri yang kemudian berubah menjadi sel kanker. Sel itulah yang akan menyebabkan kantung zakar mengalami pembengkakan.
  • Infeksi virus yang menyebabkan peradangan pada buah zakar.
  • Saraf-saraf pada buah zakar dan penis yang terjepit.
  • Hernia yang disebabkan oleh melemahnya lapisan otot dinding perut.

(Baca Juga : Obat Herbal Kista Bartholin)

Cara Mencegah Pembengkakan Kantung Zakar

Pembengkakan kantung zakar sebenarnya bisa dicegah sejak awal. Pastikan Anda menggunakan kondom saat berhubungan seksual untuk mencegah penyakit menular seksual, seperti yang telah tadi dikatakan bahwa penyakit menular seksual bisa menyebabkan kantung zakar bengkak. Anda juga sebaiknya menggunakan pelindung penis saat berolahraga, untuk menghindari cedera yang tidak diinginkan. Selain itu, Anda juga bisa melakukan pemeriksaan sendiri selama sebulan sekali agar bisa mendeteksi massa skrotum atau penyakit lainnya sejak dini. Pemeriksaan ini bisa Anda lakukan setelah mandi air hangat dan berdirilah di depan kaca. Perhatikan baik-baik apakah ada ruam atau kemerahan pada kulit. Posisikan jari telunjuk dan jari tengah Anda di bawah buah zakar dan ibu jari Anda di atas. Periksa kantung zakar dan rasakan dengan jari-jari Anda apakah ada benjolan atau tidak. Jangan takut apabila ukuran kedua buah zakar Anda sedikit berbeda satu sama lain karena hal tersebut wajar. Namun, jika Anda menemukan benjolan tidak wajar, kemerahan pada kulit, atau kantung zakar terasa sakit, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri.

Penanganan dan Pengobatan Pembengkakan Kantung Zakar

Kebanyakan kantung zakar yang membengkak bisa disembuhkan dengan penanganan yang segera dan tepat. Tindakan yang dilakukan untuk menangani kondisi ini berbeda-beda, tergantung dari penyebabnya. Jika pembengkakan disebabkan oleh infeksi bakteri, maka dokter akan meresepkan antibiotik dan obat-obatan pereda nyeri. Selain itu, pasien juga akan disarankan untuk beristirahat serta menjaga pola makan yang seimbang. (Baca Juga : Obat Vitiligo Yang Ampuh)

Sementara itu, jika ditemukan tumor pada kantung zakar, pengobatan yang dianjurkan biasanya adalah operasi pengangkatan dan pengeringan tumor tersebut. Penanganan ini dipengaruhi juga oleh beberapa faktor seperti adanya risiko infeksi atau kemandulan. Sedangkan pembengkakan kantung zakar yang disebabkan oleh tumbuhnya sel kanker pada buah zaka bisa ditangani dengan menjalani kemoterapi, radioterapi, atau operasi pengangkatan sel kanker. Penanganan ini juga akan bergantung pada kondisi sel kanker itu sendiri, apakah hanya tumbuh pada buah zakar saja atau sudah menyebar hingga ke bagian tubuh lainnya. Selain itu, usia dan kondisi kesehatan pasien secara umum juga menjadi pertimbangan ketika menentukan penanganan yang terbaik bagi pasien.

Jika hasil diagnosis menunjukkan bahwa pembengkakan kantung zakar tidak terlalu besar dan tidak menyebabkan rasa sakit atau tidak nyaman, maka dokter mungkin tidak akan memberikan tindakan penanganan.

Demikianlah pembahasan mengenai “Kantung Zakar Bengkak, Inilah Penyebab dan Penanganannya”. Semoga artikel ini bermanfaat untuk siapa saja yang membacanya, aamiin.

Baca Juga :

Apa Efek Samping dari Operasi Varikokel?

Mengenal Blue Balls, Testis Sakit Saat Terangsang

Salah Satu Penyebab Buah Zakar Bengkak Adalah Varikokel

Apa Efek Samping dari Operasi Varikokel?

Apa Efek Samping dari Operasi Varikokel?

Varikokel merupakan penyakit yang menyebabkan buah zakar bengkak, dan untuk mengatasinya biasanya perlu operasi. Lalu Apa Efek Samping dari Operasi Varikokel? Mari kita cari tahu jawaban itu dalam pembahasan berikut ini!

Apa Efek Samping dari Operasi Varikokel?

Pada banyak kasus, operasi varikokel jarang menimbulkan efek samping, namun tetap saja beberapa efek berikut ini berpotensi untuk dialami pasien, antara lain :

  • Mual dan Muntah

Kondisi pasien yang mual dan muntah ini merupakan efek atau risiko yang wajar dan normal di mana semua ini penyebab utamanya adalah penggunaan obat bius sebelum operasi. Mual dan muntah adalah efek obat bius alias anestesi maupun obat nyeri. Efek ini akan hilang dengan cukup cepat.

  • Rasa Nyeri

Rasa nyeri jelas terasa sebagai efek dari luka jahitan yang dibuat pada prosedur operasi. Hal ini juga termasuk hal yang sangat wajar dan hal ini tak akan bertahan lama juga sehingga tak perlu panik. Efek nyeri tersebut akan dirasakan seketika anestesi atau obat bius mulai hilang efeknya sehingga luka operasi pun mulai terasa begitu perih dan nyeri di saat yang sama.

  • Kekambuhan Varikokel

Walau sudah dioperasi, namun potensi untuk kembali menderita varikokel tetap ada setelah operasi. Oleh karena itu, Anda perlu tetap mengecek kesehatan pasca operasi. Dokter mungkin akan kembali menyarankan untuk melakukan pembedahan kembali. Namun, perlu didiskusikan dengan dokter Anda berikut juga mengetahui efek apa yang kira-kira bisa terjadi kalau Anda menjalani operasi yang kedua. Embolisasi perkutan merupakan solusi yang banyak dipilih supaya varikokel sekunder dapat diatasi. (Baca Juga : OBAT HERBAL ZAKAR BENGKAK SEBELAH)

  • Pembengkakan/Memar

Efek operasi varikokel selanjutnya yang mungkin terjadi dengan metode embolisasi adalah memar atau bengkak selama beberapa hari, dan letak pembengkakan atau memar tersebut biasanya ada di titik tepat dimasukkannya selang waktu proses embolisasi dilakukan. Namun efek ini juga masih bisa dianggap wajar serta tak berbahaya.

  • Infeksi

Meski memang berisiko menimbulkan efek mengalami infeksi, namun risikonya tidak begitu besar. Hanya saja bukan berarti kita bisa menyingkirkan kemungkinan efek operasi varikokel satu ini. Tetap saja ada potensi terjadinya infeksi, apalagi kalau ada kesalahan dalam proses operasinya yang lalu kemudian menjadi kesempatan bakteri untuk menyerang.

  • Hidrokel

Kemungkinan efek lain yang dapat dialami pasca operasi varikokel adalah timbulnya hidrokel, yaitu suatu kondisi adanya cairan yang mengelilingi buah zakar di dalam skrotum. Hidrokel tidak terasa sakit sama sekali. Namun pasien tentunya akan merasa sangat tak nyaman dengan hal ini.

  • Atrofi Testis

Apa Efek Samping dari Operasi Varikokel? – Atrofi adalah sebuah kondisi di mana ukuran testis mengecil atau berkurang. Ketika ukuran testis berkurang, ini akan otomatis selaras dengan kadar hormon FSH pria yang meningkat. Ketika kadar hormon FSH mengalami peningkatan, ini juga menjadi tanda bahwa telah terjadi penurunan fungsi serta kinerja fungsi testis. (Baca Juga : Obat Herbal Zakar Bengkak Sebelah)

  • Pembuluh Darah Arteri Rusak

Risiko lain yang berpeluang terjadi pasca operasi varikokel adalah rusaknya pembuluh darah arteri. Seluruh tindakan medis dalam bentuk operasi mampu menawarkan risiko yang berkaitan dengan pembuluh darah.

  • Trauma Bedah

Rasa trauma mungkin menjadi hal yang membayangi pasien pasca operasi varikokel. Hal ini sangat mungkin terjadi, khususnya bila setelah operasi malah testis mengalami pembengkakan sehingga pasien menjadi tidak nyaman.

Perlu diketahui bahwa masa penyembuhan setelah operasi varikokel bervariasi setiap pasiennya. Bisa hanya 2-3 hari saja langsung bisa melakukan aktivitas seperti biasanya, atau bisa juga di atas 2 minggu. Hal itu bisa dipengaruhi oleh seberapa banyak Anda menggunakan waktu untuk istirahat pasca operasi tersebut. Penyembuhan akan jauh lebih lama jika pasien terlalu banyak bergerak saat luka operasi masih belum benar-benar pulih. (Baca Juga : Obat Leukimia)

Setelah operasi selesai dan Anda boleh pulang, Anda masih harus ke dokter untuk memeriksa atau kontrol luka operasi. Luka operasi tersebut masih harus berada di bawah kendali dan pengawasan dokter. Hal itu bertujuan agar segala hal yang tidak diinginkan bisa dicegah dan kondisi pemulihan pasca operasi bisa berjalan lebih baik. Dokter juga lebih tahu apa yang harus dilakukan ketika Anda memiliki keluhan seputar area yang sudah dioperasi.

Jika sampai berminggu-minggu waktu pemulihannya atau ada tanda-tanda masalah yang membuat Anda tidak nyaman, maka segeralah konsultasikan dengan dokter agar bisa cepat ditangani.

Demikianlah artikel yang membahas mengenai “Apa Efek Samping dari Operasi Varikokel?”. Semoga artikel ini bermanfaat untuk siapa saja yang membacanya. Dan untuk penderita varikokel, jika Anda tidak mau melakukan operasi untuk mengobati varikokel, maka Anda bisa menggunakan obat herbal Ace Maxs yang merupakan salah satu obat varikokel herbal yang ampuh dan aman mengobati varikokel tanpa operasi dan juga tanpa efek samping.

Baca Juga :

Mengenal Blue Balls, Testis Sakit Saat Terangsang

Salah Satu Penyebab Buah Zakar Bengkak Adalah Varikokel

Kenapa Buah Zakar Sebelah Kiri Terasa Nyeri?

Penis Keluar Nanah, Inilah Beberapa Penyebabnya !

Apa Penyebab Penis Keluar Nanah ?

Kenapa penis keluar nanah ? Apa penyebab penis mengeluarkan nanah ? Keluar nanah pada penis, penyakit apakah itu ? Mungkin pertanyaan-pertanyaan tersebut kini muncul di fikiran anda. Jika anda tengah mengalami keluhan tersebut, mari simak apa penyebab penis mengeluarkan nanah, dan penyakit apa yang gejalanya berupa keluarnya nanah pada penis.

Penis Keluar Nanah, Inilah Beberapa Penyebabnya !

Ketika anda mendapati penis anda mengeluarkan nanah, maka bisa jadi kondisi tersebut merupakan indikasi adanya penyakit tertentu yang menyerang penis atau penyakit lainnya yang berkaitan dengan penis tersebut, seperti misalnya penyakit menular seksual. Kondisi tersebut harus anda waspadai dan segera ditangani dengan tepat, karena risikonya mungkin bisa lebih serius dari apa yang anda bayangkan.

Penis merupakan organ reproduksi pria yang menunjang keberlangsungan sistem reproduksi pria. Kesehatan penis menjadi hal penting bagi pria, karena kondisi penis tersebut akan berpengaruh pada sistem reproduksi pria, kemampuan ereksi, hingga ejakulasi saat berhubungan seksual. Oleh karena itu, penting bagi pria untuk selalu waspada terhadap kondisi-kondisi bermasalah pada penis, seperti misalnya masalah penis keluar nanah. Kondisi tersebut menjadi salah satu keluhan yang sering kali dialami oleh para pria, dan kondisi tersebut mungkin menjadi indikasi adanya penyakit. Sehingga penanganan perlu segera dilakukan agar dampak buruk dari kondisi tersebut bisa dihindari dan kondisi tersebut bisa segera diatasi sebelum bertambah parah yang bisa mengganggu sistem reproduksi.

Ketika penis mengeluarkan cairan bening atau cairan berwarna keputihan ketika akan berhubungan seksual ataupun di pagi hari, maka itu adalah hal yang normal. Namun jika penis mengeluarkan nanah atau cairan berwarna putih kental, kuning dan hijau dengan disertai rasa sakit ketika buang air kecil, maka anda perlu mewaspadai kondisi tersebut, karena kemungkinan itu merupakan indikasi adanya penyakit.

Dalam dunia medis, cairan abnormal yang keluar dari penis selain sperma dan urin disebut penile discharge. Cairan abnormal tersebut bisa berupa nanah, darah, dan cairan abnormal lainnya yang disertai dengan rasa sakit, perih saat buang air kecil, hingga gatal di area penis. Beberapa kondisi kesehatan bisa menjadi penyebab kondisi tersebut, yaitu infeksi saluran kemih dan penyakit menular seksual seperti gonore atau kencing nanah, herpes, trikomoniasis, hingga klamidia. Selain itu, kondisi tersebut juga bisa disebabkan oleh radang pada kepala penis atau balanitis, penyakit peyronie, abses, hingga kanker penis.

  • Gonore atau Kencing Nanah

Gonore merupakan salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Penyakit ini memang ditandai dengan gejala yang khas berupa keluarnya nanah pada alat kelamin, baik pria maupun wanita. Oleh karena itulah penyakit ini disebut juga dengan istilah kencing nanah. Gejalanya selain kondisi penis yang mengeluarkan nanah, penyakit gonore ini juga menimbulkan gejala lainnya, yaitu nyeri saat buang air kecil, serta bengkak di sekitar testis. Efek dari penyakit gonore ini juga dapat dialami oleh anggota tubuh yang lain, seperti tenggorokan, mata, dan juga rektum. Penyakit gonore juga dapat menyebabkan penderitanya tidak subur, baik pada pria maupun wanita.

  • Balanitis

Penis Keluar Nanah, Inilah Beberapa Penyebabnya ! – Balanitis adalah kondisi infeksi atau peradangan yang terjadi pada kepala penis. Penyebab infeksi ini bisa karena bakteri maupun jamur. Penyakit balanitis ini juga dipercaya berkaitan dengan tingkat kebersihan penis itu sendiri yang kurang baik. Pada kebanyakan kasus, penyakit balanitis ini lebih sering dialami oleh pria yang tidak disunat atau yang dalam istilah medis disebut sirkumsisi. Salah satu gejala balanitis memang berupa keluarnya nanah atau cairan abnormal lainnya pada penis. Selain itu, balanitis juga disertai gejala lainnya berupa nyeri, gatal, dan bengkak di sekitar penis.

  • Infeksi Klamidia

Klamidia merupakan infeksi menular seksual akibat hubungan seksual yang tidak aman. Penderita klamidia biasanya tidak merasakan gejala apa pun saat awal terkena infeksi. Namun setelah satu  sampai tiga minggu, barulah gejalanya mulai muncul, dan salah satu gejala infeksi klamidia adalah keluarnya nanah atau cairan abnormal lainnya pada penis, nyeri di salah satu testis, serta nyeri saat buang air kecil.

  • Nongonococcal Urethritis

Nongonococcal urethritis adalah infeksi uretra yang termasuk penyakit menular seksual. Kondisi ini dapat menyebabkan penile discharge serta gejala lainnya yang mirip dengan penyakit gonore, tapi cara penanganannya berbeda dengan penyakit gonore.

  • Kanker Penis

Kanker penis memang merupakan jenis kanker yang langka, namun penyakit ini tetap harus anda waspadai. Kanre ini terjadi pada kulit dan area penis. Gejala yang ditimbulkan kanker penis ini salah satunya adalah penis keluar nanah yang berbau busuk. Selain itu, gejala kanker penis lainnya adalah sakit penis yang tidak kunjung sembuh dalam waktu yang lama, ruam pada penis, perubahan warna kulit penis, penebalan kulit penis yang membuatnya sulit untuk ditarik kembali, serta perdarahan dari penis atau dari bawah kulit penis. (Baca Juga : Awas, Berikut Ini Adalah Gejala Awal Kanker Serviks !)

Itulah beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab penis keluar nanah. Nah, jika anda mengalami gejala-gejala seperti penis keluar nanah, darah atau cairan abnormal lainnya, apalagi disertai dengan gejala lainnya seperti rasa sakit pada penis atau perih saat buang air kecil, maka sebaiknya segeralah periksakan kondisi tersebut ke dokter, untuk mengetahui penyebabnya dan mendapat penanganan yang tepat.

Penis Keluar Nanah, Inilah Beberapa Penyebabnya ! – Jika anda membutuhkan penanganan yang aman secara alami, maka kami merekomendasikan anda ekstrak kulit manggis Ace Maxs, yang khasiat serta keampuhannya sudah terbukti. Selain itu, Ace Maxs juga sudah terdaftar di BPOM RI dan DEPKES RI, jadi tidak perlu diragukan lagi kualitasnnya.



Anda bisa PESAN OTOMATIS via WhatsApp dengan meng-klik gambar di atas !

Baca Juga :

Penis Bengkak ? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya !

Mengenal Kondom Pria, Salah Satu Alat Kontrasepsi

Gangguan Ereksi Pada Pria, Mari Cari Tahu Penyebabnya

 

Search Term: Penis Keluar Nanah, Penis Bernanah, Keluar Nanah Pada Penis, Penis Nyeri dan Bernanah, Penis Keluar Nanah dan Terasa Sakit

Penis Bengkak ? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya !

Penis Bengkak ? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya !

Penis Bengkak ? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya !

Anda mendapati penis membengkak? Di bagian manakah penis anda membengkak? Jika di bagian kepala penis anda yang membengkak, maka kemungkinan anda menderita penyakit balanitis, yaitu peradangan pada kepala penis. Mari kita simak pembahasan lebih lengkapnya berikut ini !

Baca : Obat Herbal Zakar Bengkak Sebelah

Balanitis merupakan salah satu penyakit yang memang kerap kali dialami oleh pria. Namun penyakit balanitis ini biasanya terjadi pada pria yang tidak disunat. Meski bukan penyakit yang serius, kondisi ini tetap tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena bisa menimbulkan rasa sakit yang mengganggu bahkan bisa menyakitkan.

Penyakit balanitis sendiri adalah penyakit berupa peradangan yang terjadi pada area kulup maupun sekitar kepala penis. Selain ditandai dengan gejala berupa penis yang membengkak, balanitis juga ditandai dengan gejala penis memerah, keluar cairan, bagian kulup sulit digerakkan, serta gatal dan nyeri pada penis.

Penyakit balanitis bisa terjadi pada siapa saja, baik pada anak-anak maupun pada orang dewasa. Hanya saja seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, pada pria dewasa biasanya terkena balanitis bagi yang tidak disunat. Sekitar 1 dari 20 pria mengalami masalah balanitis ini.

Penyebab Balanitis

Bagian kulup atau kepala penis merupakan bagian yang paling mudah kotor. Bagian kepala penis ini juga mudah lembap, sehingga area tersebut menjadi tempat yang rawan dihinggapi bakteri-bakteri dan jamur, yang memungkinkan terjadinya infeksi. Infeksi yang terjadi pada kepala penis tersebut mengakibatkan kulit kepala penis mengalami peradangan. Hal itulah yang menyebabkan penis jadi bengkak.

Tidak hanya karena penis kotor, tapi penis yang dibersihkan terlalu berlebihan juga ternyata dapat menyebabkan penis bengkak. Contohnya, membersihkan penis dengan menggunakan sabun yang mengandung pengharum juga berisiko menyebabkan kulit penis mengalami iritasi. Hal itu pun juga bisa menyebabkan penis bengkak. Sementara membersihkan penis dengan sabun batangan dapat membuat kulit menjadi kering. Serta losion dan parfum yang dioles atau disemprotkan pada penis juga bisa membuat kulit penis meradang dan mengakibatkan penis bengkak.

Kondisi lainnya adalah reaksi alergi terhadap obat-obatan seperti obat tidur, obat antibiotik, obat pencahar, dan obat penghilang rasa sakit juga bisa menyebabkan kepala penis jadi meradang atau terkena balanitis.

Baca Juga : Mengenal Kondom Pria, Salah Satu Alat Kontrasepsi

Penis bengkak karena penyakit balanitis juga bisa disebabkan oleh beberapa kondisi lainnya seperti akibat penyakit diabetes yang tidak terkontrol. Selain itu, perilaku seks yang tidak baik juga berisiko menyebabkan balanitis. Balanitis dapat terjadi pada pria yang terinfeksi penyakit menular seksual, seperti sipilis, gonorea, dan trikomoniasis. Oleh karena itu, jangan pernah berhubungan seksual di luar nikah, atau melakukan hubungan seksual melalui anus. Dan jika istri anda menderita penyakit menular seksual, maka gunakanlah pengaman (kondom) saat anda berhubungan seksual dengannya.

Segera Lakukan Pengobatan Pada Penis Anda yang Bengkak !

Penyakit balanitis yang menyebabkan penis bengkak umumnya akan terjadi selama beberapa hari, jika tidak melakukan penanganan yang cepat dan tepat, maka balanitis yang berlarut-larut dapat menimbulkan risiko komplikasi. Komplikasi balanitis yang dimaksud meliputi terbentuknya jaringan parut pada penis, penyempitan pada ujung bukaan saluran kemih, serta gangguan aliran darah pada penis.

Penis Bengkak ? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya ! – Pengobatan balanitis tergantung penyebabnya. Cara-cara yang biasa digunakan untuk merawat penis yang terkena balanitis adalah :

  • Untuk menangani penyebab infeksi, anda akan diberikan pengobatan yang sesuai, seperti antibiotik untuk bakteri atau antijamur untuk infeksi jamur. Pemberian obat yang dapat mengurangi rasa gatal dan nyeri juga mungkin diberikan.
  • Anda akan disarankan untuk sunat, sehingga kulup tidak lagi menjadi tempat bersarangnya kotoran. Apalagi jika anda menderita balanitis secara berulang-ulang hingga menyebabkan kulup penis tidak bisa ditarik lagi untuk dibersihkan.
  • Jika balanitis yang diderita disebabkan oleh alergi atau iritasi, maka krim steroid dengan kadar ringan dapat menjadi solusinya. Meski demikian, anda harus cermat memerhatikan kemungkinan penis sudah mengalami infeksi. Jika ya, hindari memberikan krim streroid agar infeksi tidak semakin parah. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, agar penanganan infeksi efektif sesuai kebutuhan.
  • Disarankan untuk menghentikan penggunaan sabun dengan bahan pengharum, losion ataupun bedak tabur untuk menghindari peradangan. Cukup gunakan air bersih yang hangat untuk membersihkannya. Kemudian, selalu kenakan pakaian dalam yang bersih. Baca : Obat Herbal Zakar Bengkak Sebelah
  • Jika balanitis yang anda derita disebabkan oleh infeksi menular seksual, maka sebaiknya bawalah istri anda untuk diperiksa juga, untuk menghindari ping-pong phenomenon yang menyebabkan anda dan pasangan saling menulari, sehingga menghambat penyembuhan.

Apakah Balanitis Dapat Dicegah?

Tentu saja balanitis bisa dicegah, sebelum anda mengalami pembengkakan pada penis karena peradangan ini. Berikut cara-cara pencegahan yang dapat dilakukan :

  • Cuci tangan sebelum ke toilet. Tangan yang kotor atau terkontaminasi bahan kimia dapat mengiritasi kulit penis.
  • Bersihkan ujung penis setiap hari, terutama jika anda tidak disunat. Tarik kulup lalu bersihkan menggunakan air bersih dan sabun yang tidak mengandung pengharum.
  • Hindari mengenakan celana ketika penis masih basah. Karenanya, keringkan dengan benar bagian tersebut setelah buang air.
  • Hindari berganti-ganti pasangan dan gunakan kondom saat berhubungan seks, untuk mencegah penyakit menular seksual (PMS).

Penis Bengkak ? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya ! – Kondisi penis bengkak kerap dianggap tidak terlalu berbahaya, namun dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan berisiko menimbulkan komplikasi bila tidak mendapat penanganan yang baik. Lebih baik lakukanlah pencegahan, tapi jika sudah telanjur terjadi, rawatlah hingga sembuh. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dahulu pada dokter sebelum memberikan obat atau melakukan tindakan tertentu.

Baca Juga : Gangguan Ereksi Pada Pria, Mari Cari Tahu Penyebabnya


Penis Bengkak ? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya !

Anda bisa PESAN OTOMATIS via WhatsApp dengan meng-klik gambar di atas !

Mengenal Kondom Pria, Salah Satu Alat Kontrasepsi

Mengenal Kondom Pria, Salah Satu Alat Kontrasepsi

Mengenal Kondom Pria, Salah Satu Alat Kontrasepsi

Kondom untuk pria dipilih untuk kontrasepsi karena praktis dan mudah didapat. Jika digunakan dengan benar, kondom dapat mencegah kehamilan dan melindungi terhadap penyakit menular seksual (penyakit menular seksual).

Baca : Obat Herbal Zakar Bengkak Sebelah

Pada dasarnya, tujuannya adalah untuk mencegah kehamilan, menghentikan sperma memasuki vagina dan mencapai telur, yakni sebagai penghalang fisik.

Bagaimana Cara Memakainya?

Penggunaan kondom untuk pria jauh lebih mudah daripada kondom wanita. Selain itu, kondom pria juga perlu digunakan sesaat sebelum bercinta.

  • Karena kondom rentan terhadap barang tajam seperti perhiasan dan kuku, hati-hati membongkar kondom.
  • Dorong dengan jari telunjuk dan ibu jari untuk menghilangkan kemungkinan udara yang terjebak di ujung kondom.
  • Pakailah penis yang ereksi pada kondom. Jika Anda meninggalkan sekitar 1 cm di ujung kondom, Anda tidak memiliki wadah sperma.
  • Gulung keras, kondom berada dalam posisi berlawanan saat Anda segera menukarkan kondom baru.
  • Penis masih ejakulasi segera dan kemudian menghilangkan kondom yang sudah ada.
  • Untuk menghapusnya, tahan bagian bawah kondom di pangkal penis.
  • Tolong jangan tumpahkan sperma dengan perlahan melepaskannya.
  • Pembuangan kondom bekas di tong sampah.
  • Kondom Baru Silakan kenakan setiap kali Anda melanjutkan seks setelah ejakulasi.
  • Kondom harus digunakan dengan pelumas berbahan dasar air. Pelumas berbasis minyak atau prosedur vagina tertentu dapat mengurangi keefektifan kondom.

Jangan mengambil risiko menyentuh vagina sebelum kondom terhubung dengan benar. Juga, waspadalah terhadap kerusakan dan kebocoran penggunaan kondom. Hal ini dapat menyebabkan penularan kehamilan dan penyakit menular seksual. Silakan berkonsultasi dengan dokter atau profesional medis Anda saat hal itu terjadi.

Kapan Kondom Dipakai?

Kondom harus menggunakan hubungan seksual atau kontak, setiap saat untuk tubuh orang lain, seperti saat menerima seks oral. Bila digunakan sebelum kontak seksual, lepaskan segera setelah ejakulasi.

Baca Juga : Gangguan Ereksi Pada Pria, Mari Cari Tahu Penyebabnya

Kondom pria memiliki tingkat kemanjuran 98 persen untuk mencegah kehamilan. Dengan hati-hati, Anda bisa lebih mengoptimalkan efeknya.

Mengenal Jenis-jenis Kondom

Kondom tersedia untuk berbagai bentuk, ukuran, bahan, dan karakteristik lainnya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya.

  • Bahan baku

Secara khusus, bahan utama kondom lateks, plastik dan jenis membran hewan. Lateks dianggap paling efektif dalam mencegah penularan penyakit menular seksual. Di sisi lain, kondom dari hewan seperti film kulit kambing yang nyaman bagi mereka yang alergi terhadap lateks.

  • Ukuran

Ini terbuat dari ukuran kondom standar, dan ukuran ekstra besar seperlunya.

  • Ketebalan

Ada juga kondom dengan keamanan tinggi, atau juga ketebalan ekstra kondom tipis. Kondom digunakan untuk pria yang memiliki hubungan seksual yang tebal, umumnya anal, dan sering memiliki masalah kondom biasa. Mengenal Kondom Pria, Salah Satu Alat Kontrasepsi.

  • Bentuk

Untuk menahan air mani, kebanyakan kondom memiliki ujung kerucut, tapi jangan berpisah.

  • Kandungan spermisida

Sudah mengandung spermisida pelumas yang terkandung pada kebanyakan kondom. Spermisida adalah obat yang bisa membunuh sel sperma. Ini bertujuan untuk memberi lebih banyak perlindungan pada kondom untuk mencegah kehamilan. Namun, spermisida dapat meningkatkan risiko penularan penyakit menular seksual.

  • Rasa

Rasa tambahan dan kondom bebas pelumas adalah jenis yang tepat untuk seks oral. Kondom yang mengandung spermisida tidak dianjurkan untuk seks oral karena meninggalkan rasa tidak enak di lidah.

  • Warna

Ada berbagai warna kondom, Anda bisa memilih sesuai dengan keinginan Anda.

Baca : Obat Herbal Zakar Bengkak Sebelah

Hal-hal yang Mengganggu Efektivitas Kondom

Kondom yang terlalu tebal saat menggunakan lapisan tidak berisiko patah atau robek. : Beberapa alasan dapat menyebabkan hal ini, seperti berikut ini

  • Terkena panas

Dompet dan mobil bukan tempat yang cocok untuk diletakkan terutama kondom, dibuat lateks.

  • Kedaluwarsa

Hindari penggunaan kondom yang sudah lewat masa kedaluwarsanya.

  • Pelumas

Gunakan pelumas berbahan dasar air, terutama untuk kondom lateks. Kondom lateks sebaiknya tidak menggunakan pelumas berbasis minyak bumi seperti minyak bayi, petrolatum atau minyak lainnya. Bahan ini bisa merusak lateks.

  • Ukuran tidak pas

Untuk menghindari kondom, kenakan dengan ukuran yang pas terlalu sempit atau terlalu longgar untuk dipakai.

  • Melemahnya ereksi

Melemahkan dan menghilangkan kondom sesegera mungkin pada ereksi Anda.

Risiko Pemakaian Kondom

Meski kondom relatif aman, Anda tetap perlu waspada terhadap kemungkinan alergi pada kondom lateks.

Kejadian iritasi kulit pada penis merupakan salah satu tanda alergi yang terjadi. Mohon jangan remehkan. Jenis alergi ini bisa mengancam kehidupan jika tergolong keras.

Ini membuatnya relatif mudah, tapi tolong baca peraturan penggunaan kondom dalam kemasannya. Harap melindungi kehidupan kondom untuk mencegah produk kadaluarsa. Hindari kondom lateks jika Anda atau pasangan Anda berisiko terkena alergi. Silakan berkonsultasi dengan dokter atau spesialis Anda untuk pilihan kontrasepsi yang sesuai untuk Anda berdua. Mengenal Kondom Pria, Salah Satu Alat Kontrasepsi.

Baca Juga : Waspada, Remaja Pria Lebih Beresiko Mengidap Torsio Testis

Gangguan Ereksi Pada Pria, Mari Cari Tahu Penyebabnya

Gangguan Ereksi Pada Pria, Mari Cari Tahu Penyebabnya

Gangguan Ereksi Pada Pria, Mari Cari Tahu Penyebabnya

Ereksi merupakan proses biologis penis ketika mendapat rangsangan tertentu, dengan berubahnya bentuk penis. Ereksi terjadi ketika jaringan-jaringan pada penis terisi darah sehingga penuh. Ketika ereksi, ukuran penis akan berubah besar dan panjang. Kondisi tersebut sebenarnya berfungsi untuk membantu mempermudah penetrasi saat melakukan hubungan seksual. Ereksi akan berakhir jika sudah terjadi ejakulasi atau rangsangan seksualnya menurun. Selain itu, pada beberapa pria juga sering kali mengalami gangguan ereksi. Hal tersebut jelas menjadi masalah bagi para pria.

Baca : Obat Herbal Zakar Bengkak Sebelah

Reaksi seorang pria yang mengalami masalah ereksi sering memalukan. Bahkan, enggan untuk berkonsultasi dengan profesional medis dari berbagai kondisi. hambatan dapat diatasi, tetapi penyebabnya tidak diketahui. Ada tiga kondisi yang dapat menjadi tanda disfungsi ereksi dengan ereksi yang begitu kaku bahwa Anda tidak dapat melakukan hubungan seksual, ereksi cukup lama, atau lebih sering terjadi ereksi.

Mencari tahu Asal Gangguan

Gairah seksual laki-laki memicu sebuah proses yang tidak sederhana. Proses ini melibatkan otak, saraf, otot, pembuluh darah, hormon dan emosi. Ketika hal ini memiliki masalah, masalah ereksi biasanya terjadi. Bahkan, ada kemungkinan penyebab dan kombinasi dari beberapa kondisi.

Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab disfungsi ereksi :

  • Pemicu Fisik

Masalah ereksi sering mengidentifikasi seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, arteri (aterosklerosis) dan gangguan tidur, obesitas diabetes, obesitas, sindrom metabolik, penyakit Peyronie (pengembangan jaringan parut di dalam penis) Dipicu oleh penyakit.

Beberapa kondisi lain juga diketahui menyebabkan disfungsi ereksi sering mempengaruhi perokok dan termasuk besi yang berlebihan pada gagal ginjal, sirosis, darah dan hemakromatosis, skleroderma, dan penyakit paru obstruktif kronik.

Juga, penyakit yang menyerang sistem saraf juga dapat mempengaruhi ereksi seperti epilepsi, stroke, multiple sclerosis, penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson dan sindrom Guillain-Barre.

Tidak banyak disfungsi ereksi, sehingga ketidakseimbangan hormon tertentu. Kondisi tersebut termasuk hipertiroidisme (kelebihan hormon tiroid), hipotiroidisme (tiroid kekurangan hormon) dan hipogonadisme menyebabkan penurunan kadar testosteron.

Baca Juga : Waspada, Remaja Pria Lebih Beresiko Mengidap Torsio Testis

  • Alasan Psikologis

Salah satu faktor penting adalah ereksi mental. Ereksi terjadi di kali, yang dapat menyebabkan kerusakan pada beberapa kondisi psikologis, seperti stres, depresi, ketegangan, atau masalah hubungan mitra, karena gairah seksual.

Tingkat usia dan stres dapat ditentukan oleh orang yang mengalami masalah ereksi. Masih ada faktor psikologis seperti sindrom wormworm. Sindrom ini ditampilkan kepada orang-orang yang telah kehilangan istri mereka.

  • Faktor Obat-Obatan

Ini dapat membantu gejala-gejala penyakit, tetapi obat-obatan sering tidak menimbulkan efek lain seperti disfungsi ereksi. Jika Anda seperti menurunkan tekanan darah tinggi, Anda mungkin dapat menggunakan beberapa jenis antidepresan, antipsikotik, kanker prostat, antiulserasi, menurunkan kolesterol, memicu, atau obat-obatan terlarang kokain atau ganja Beberapa jenis.

  • Akibat Cedera

Hal ini diperlukan untuk saraf dan pembuluh darah dengan luka kembali sebagai bagian dari penis karena dapat menyebabkan masalah ereksi. Kerusakan di sekitar penis juga dapat menginduksi pembentukan jaringan parut dan posisi penis melengkung tidak normal karena ereksi.

Juga, kebiasaan tertentu yang bisa mengalahkan tersangka tersebut, seperti naik sepeda dalam waktu yang lama, dapat menyebabkan disfungsi ereksi juga.

Baca : Obat Herbal Zakar Bengkak Sebelah

  • Efek Tindakan Operasi

Tergantung pada jenis operasi, Anda dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Otak adalah organ dengan koleksi saraf besar, sehingga satu operasi otak. Contoh lain adalah pengobatan bedah di kedua daerah, yang berpotensi tindakan yang dilakukan pada panggul atau tulang belakang, saraf berpotensi merusak dan pembuluh darah di sekitar penis.

Prosedur medis lain yang dapat menyebabkan ereksi adalah operasi terapi radiasi atau prosedur medis lainnya untuk prostat, usus besar dan kanker kandung kemih, dan reseksi bedah usus besar.

Langkah-Langkah Pengobatan

Masalah ereksi jangka panjang juga dapat mempersulit proses mendapatkan keturunan, dapat mempengaruhi kerusakan hubungan dengan mitra. Untuk memperbaiki, pengobatan akan dibutuhkan berdasarkan penyebab yang mendasari.

Dokter apa yang akan menemukan melalui pertanyaan pertama dan serangkaian tes. Jika Anda sudah tahu penyebabnya, pengobatan akan dimulai secara bertahap.

Ini dimulai dengan pengobatan minimal invasif seperti obat-obatan. Antara lain, mengubah obat-obatan, gangguan hormonal memberikan obat yang dapat menangani obat tertentu atau mengatasi kondisi fisik dengan menyebabkan masalah ereksi.

Juga, dokter juga merekomendasikan konsultasi dengan psikolog untuk stres atau depresi, misalnya, jika disfungsi ereksi dianggap bersifat psikologis.

Jika dokter merasa perlu, Anda akan disediakan dengan alat vakum mungkin atau bedah implan penis untuk digunakan.

Bila Anda atau pengalaman pasangan Anda jangan panik masalah ereksi. Silakan berkonsultasi dengan dokter Anda secepat mungkin tentang kondisi tersebut. Bicara tidak hanya penyebabnya tetapi juga solusi optimal untuk mengatasinya. saling mendukung dapat menjadi bagian dari solusi untuk masalah ini.

Baca Juga : Varikokel, Salah Satu Penyebab Buah Zakar Bengkak

Waspada, Remaja Pria Lebih Beresiko Mengidap Torsio Testis

Waspada, Remaja Pria Lebih Beresiko Mengidap Torsio Testis

Waspada, Remaja Pria Lebih Beresiko Mengidap Torsio Testis

Torsi testis merupakan salah satu penyakit yang menyerang sistem reproduksi pria. Penyakit ini didefinisikan sebagai sebuah kondisi di mana testis terbelit oleh tali-tali yang berasal dari perut bagian bawah ke testis. Testis sendiri adalah bagian dari kelenjar reproduksi pria yang terletak pada skrotum atau kantung zakar.

Baca : Obat Herbal Zakar Bengkak Sebelah

Testis letaknya menggantung yang terikat oleh tali-tali yang berasal dari perut bagian bawah. Tali pengikat tersebut juga mengandung pembuluh darah dan saraf ke testis serta ke saluran endokrin lain seperti saluran sperma. Ketika testis terbelik oleh tali-tali kristal, maka suplai darah ke dalam testis akan terpotong atau terhambat. Dan jika terus menerus terjadi, maka testis akan terluka dan bahkan mungkin akan menyebabkan nekrosis.

Torsio testis ini dapat terjadi secara tiba-tiba, tanpa alasan atau karena cedera. Dan penyakit torsio testis ini paling sering terjadi pada remaja pria, dan bahkan juga pada anak-anak. Meski pada pria dewasa pun juga beresiko menderita torsio testis juga.

Penyebab Torsio Testis

Penyebab torsio testis pada kebanyakan kasus adalah akibat kelainan bentuk bell clapper, yaitu kelainan anatomi yang memang ditemukan pada beberapa pria. Kondisi kelainan anatomi tersebut memang memungkinkan korda spermatika untuk memutar lebih mudah, yang akan berakibat pada suplai darah ke testis. Hal ini bisa secara spontan terjadi, atau mungkin juga karena adanya trauma. Kondisikelainan ini sulit terdeteksi, bahkan mungkin tidak ada cara untuk mendeteksinya. Sebagian besar pria yang memiliki kelainan anatomi ini akan memilikinya di kedua testis.

Baca Juga : Varikokel, Salah Satu Penyebab Buah Zakar Bengkak

Ada beberapa faktor yang meningkatkan resiko menderita torsio testis, diantaranya :

  • Usia mencapai 12-16 tahun.
  • Memiliki orang tua atau keluarga yang menderita torsio testis.
  • Pernah menderita torsio testis sebelumnya.
  • Memiliki jaringan ikat yang lemah pada skrotum.
  • Mengalami cedera pada area daerah sekitar alat vital .

Gejala Torsio Testis

Seperti yang telah dikatakan dari awal, penyakit torsio testis ini paling sering terjadi pada remaja pria. Meskipun pada dasarnya segala usia pada pria bisa mengalaminya. Namun pada kebanyakan kasus memang torsio testis ini terjadi pada pria usia 12-16 tahun. Sedangkan pada kasus yang jarang terjadi, torsio testis juga bisa menimpa bayi laki-laki yang masih berada dalam kandungan.

Sementara itu, gejala dari penyakit torsio testis ini meliputi :

  • Pembengkakan dan nyeri yang parah pada skrotum atau kantung zakar.
  • Nyeri ketika buang air kecil.
  • Posisi testis yang meninggi dan tidak normal.
  • Nyeri perut.
  • Hematospermia, yaitu sperma yang bercampur darah.
  • Demam.
  • Pusing.
  • Mual.
  • Muntah.

Baca : Obat Herbal Zakar Bengkak Sebelah

Jika perputaran testis sering terjadi, maka aliran darah akan berisiko mengalami penyumbatan dan bisa mengakibatkan kerusakan organ.

Diagnosis Torsio Testis

Torsio testis bisa dikenali oleh dokter melalui pembengkakan yang terjadi pada kantung zakar atau skrotum. Selain itu, torsio testis juga terdeteksi oleh dokter dengan menguji refleks testis, dengan cara mencubit paha bagian dalam. Jika testis tidak berkontraksi, maka kemungkinan besar pasien memang menderita torsio testis.

Namun diagnosis torsio testis tersebut perlu diperkuat, dengan biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dan salah satu metode pemeriksaan yang paling sering dilakukan dokter untuk mendiagnosis torsio testis adalah pemeriksaan USG, untuk melihat tingkat kelancaran aliran darah yang menuju ke testis. Selain pemeriksaan USG, dokter juga terkadang akan melakukan pemeriksaan urin, untuk melihat apakah ada infeksi atau tidak.

Baca Juga : Epididimitis, Peradangan Pada Saluran Sperma